Pemandangan Bawah Laut Anambas Kepulauan Riau

Kepulauan Anambas, Surga Bahari di Laut Cina Selatan Kepulauan Anambas terletak di antara Kepulauan Natuna dan Singapura di perairan Laut Cina Selatan. Kepulauan yang termasuk dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau ini terkenal diantara penyelam dunia karena keindahan karangnya yang masih alami. Tak hanya itu saja, perairan Anambas juga terkenal akan penghuninya Hiu Paus yang eksotis berenang memecah air laut yang berwarna biru memikat.

Sayang sekali, kepulauan yang terdiri dari 238 pulau ini kurang terkenal bagi wisatawan negeri sendiri. Padahal pada April 2012 lalu, kepulauan yang memiliki luas wilayah 637,10 kilometer persegi ini dinobatkan sebagai “Pulau Tropis Terindah Se-Asia” oleh CNN. Penjurianyang dilakukan oleh CNN melibatkan Herman Ho yang tak lain adalah managing editor pagelaran Boat Asia 2012 dan Stuart McDonald yang merupakan founder sekaligus editor situs travelfish.org. Herman Ho mengatakan bahwa Kepuluan Anambas yang terletak dekat dengan Pulau Batam ini adalah destinasi wajib bagi pecinta snorkeling dan olahraga selam.

Anambas Kepulauan Riau

Sebagian besar pulau di kawasan Anambas memiliki pantai dengan pasir putih yang sangat cantik, dan beberapa di antaranya menjadi habitat penyu langka. Jadi wajar saja jika kepulauan ini dinobatkan sebagai pulau terindah di Asia dan menarik banyak wisatawan manca negara.

Salah satu daya tarik wisatawan di Kepulauan Anambas adalah Pulau Bawah yang terkenal dengan lagunanya yang indah. Laguna adalah sejenis danau air asin yang terpisah dari lautan lepas yang terbentuk secara alami. Laguna di gugusan Pulau Bawah berwarna biru jernih dan dibentuk oleh gugusan pulau di tengah lautan lepas. Dari permukaan air, ikan-ikan bisa terlihat jelas berenang di antara pemandangan dasar laguna yang tak kalah cantik. Pasir putih menyelimuti dasar laguna, dan terdapat terumbu karang di beberapa titik.

Transportasi ke Kepulauan Anambas

Kepulauan Anambas bisa dijangkau melalui udara dengan Riau Airlines yang beroperasi tiga kali seminggu menggunakan pesawat Fokker-50 dari Bandar Udara Kijang di Pulau Bintan menuju Pulau Matak yang merupakan “gerbang” Kepulauan Anambas. Selain pesawat, kalian juga bisa menumpang perahu atau ferry dari Pulau Batam atau Bintan.