Floating Market Lembang

Floating Market Lembang, Alternatif Liburan Weekend di Bandung Sebagai daerah tujuan wisata, Bandung memang memiliki berbagai daya tarik sehingga banyak wisatawan yang datang. Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Kota Kembang, tak heran banyak investor yang tergiur untuk menanamkan modalnya dalam sektor pariwisata di Bandung. Akhirnya semakin banyak lagi wisatawan yang datang, akhirnya menjadi siklus yang merupakan refleksi kehidupan Paris van Java.

Pesatnya perkembangan wisata di Bandung juga dibuktikan dengan maraknya inovasi pengembangan destinasi wisata, yang paling terbaru adalah dibukanya Floating Market Lembang pada 12 Desember 2012 silam. Sebuah kawasan yang menyajikan konsep unik pasar terapung sebagai obyek wisata. Berbeda dengan di Kalimantan ataupun di tepian Sungai Musi Sumatra yang menjadikan pasar terapung sebagai sarana jual beli dalam pasar tradisional, pasar terapung di Bandung ini dibangun untuk keperluan wisata.

Terletak di Jalan Grand Hotel yang termasuk wilayah Bandung Barat, Floating Market Lembang terletak tidak jauh dari Pasar Lembang. Objek wisata ini juga termasuk yang mudah dicapai dengan kendaraan umum. Perjalanan dengan angkutan umum bisa dimulai dari Terminal Leuwi Panjang menuju Terminal Ledeng dengan jasa bus Damri. Setelah tiba di Terminal Ledeng perjalanan menuju Floating Market Lembang bisa dilanjutkan menggunakan angkot jurusan Ledeng–Lembang

Harga tiket masuk ke Floating Market Lembang adalah sebesar Rp 10.000, harga segitu sudah termasuk welcome drink berupa minuman hangat seperti lemon tea, Milo ataupun kopi. Yang unik untuk melakukan pembelian, pengunjung diharuskan menggunakan mata uang khusus berupa koin yang bisa ditukarkan di dalam. Koin Floating Market Lembang memiliki empat jenis pecahan yaitu pecahan Rp 5000, Rp 10.000, Rp 50.000 dan Rp 100.000. Setelah memiliki koin khusus Floating Market Lembang, maka kalian sudah bisa bebas berbelanja di kawasan Floating Market Bandung. Sekedar tips dari RanselWisata, sebaiknya kalian menukarkan koin secukupnya saja karena koin tidak bisa di-refund kalau ternyata masih tersisa ketika kalian hendak pulang.

Dibangun di kawasan danau alami yang bernama Situ Umar, Floating Market Lembang menyediakan berbagai perahu yang menjual berbagai macam jajanan tradisional yang bisa dibeli menggunakan koin khusus yang sudah ditukarkan tadi. Di tepian danau perahu-perahu penjual jajanan sudah terpakir rapi. Tempat duduk dan taman untuk menyantap jajanan juga dibangun dengan cukup rapi dan indah, ditambah lagi banyaknya petugas yang selalu sigap untuk menyingkirkan gelas dan piring yang sudah selesai digunakan.

Selain itu, di Floating Market Lembang juga terdapat beberapa wahana permainan. Di kolam angsa pengunjung bisa membeli pakan angsa seharga Rp 5.000 untuk menikmati serunya member makan angsa-angsa cantik. Buat kalian yang hobinya memancing, disewakan juga alat pancing di kolam ikan seharga Rp 25.000/30 menit. Ada juga penyewaan ATV lengkap dengan track-nya seharga Rp 50.000/2 putaran atau maksimal 15 menit. Buat yang suka dengan aktivitas bercocok tanam, di Floating Market Lembang terdapat kebun stroberi dan kawasan tanaman organik yang bisa dipetik oleh pengunjung. Beberapa permainan air lainnya juga disewakan seperti sepeda air dan kano. Di Floating Market Lembang juga disediakan cukup banyak saung yang bisa disewa untuk berbagai macam kegiatan. Tidak ketinggalan area restoran juga disediakan di sini. Ternyata fasilitas yang ditawarkan oleh Floating Market Lembang Cukup lengkap, kan?

Kalau kalian berencana berlibur ke Floating Market, sebaiknya datanglah sepagi mungkin. Karena semakin siang maka pengunjung yang datang semakin membludak, apalagi di saat weekend. Jam buka Floating Market Lembang mulai dari jam 08.00 dan ditutup pada pukul 18.00.

Alamat Floating Market Lembang

Jl. Grand Hotel No. 33E
Lembang, Jawa barat
+62708 888 81
Kodepos 40391

Pencarian Terkait: