Patung Garuda Wisnu Kencana

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) – Pantai Kuta memang sudah lama dinobatkan sebagai tempat wisata di Bali yang memiliki pemandangan sunset terindah di dunia. Namun pantai tersebut sebenarnya tak sendirian, karena ada destinasi wisata di Bali bagian selatan yang juga asyik buat menikmati panorama terbenamnya sang matahari. Ya, destinasi tersebut adalah kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana atau yang sering disingkat dengan GWK.

Berdiri tegak di atas bukit dengan ketinggian 263 meter di atas permukaan laut, Garuda Wisnu Kencana bisa dijangkau dengan perjalanan selama kurang lebih 10 menit dari Bandara Ngurah Rai. Awalnya patung GWK direncanakan dibangun dengan ketinggian 126 meter dan lebar 64 meter. Namun sayang karena permasalahan dana, proyek ambisius yang digadang-gadang bakal mengalahkan ketinggian Patung Liberty ini harus terhenti. Baru ada tiga bagian patung yang selesai dikerjakan: separuh bagian badan Dewa Wisnu dengan ketinggian sekitar 20 meter, kedua tangan Wisnu, dan kepala Burung Garuda yang merupakan tunggangan sang dewa. Ketiga bagian tersebut diletakkan pada lokasi yang berbeda.

Sebagai daya tarik utama kawasan GWK, patung badan Dewa Wisnu diletakkan pada bagian tertinggi Bukit Ungasan dimana para pengunjung bisa menikmati panorama sunset yang terpadu indah dengan pemandangan Kuta, Benoa, dan Sanur.

Tepat di belakang Wisnu Plaza, adalah Garuda Plaza yang merupakan tempat sementara peletakan bagian kepala patung Burung Garuda.

Patung tangan Wisnu diletakkan di kawasan Garuda Wisnu Kencana pada tahun 2007 sebagai upaya untuk menyelesaikan patung raksasa tersebut. Saat ini kedua lengan diletakkan pada area Tirta Agung.

Kabar baiknya, pada tahun 2013 ini sang perancang Garuda Wisnu Kencana, I Nyoman Nuarta telah mengkonfirmasi bahwa ia telah mendapatkan investor swasta yang bakal mendanai pembangunan proyek prestisius ini. Pematung terkenal yang kini tinggal di Bandung ini belum bisa memastikan kapan mahakaryanya bakal selesai. Namun ia berharap Garuda Wisnu Kencana bakal bisa dinikmati sepenuhnya pada tiga tahun mendatang, atau 20 tahun sejak proyek ini dimulai pada 8 Juni 1997 lalu.

Jadwal Pertunjukan di Garuda Wisnu Kencana

Selain daya tarik patung, berbagai pertunjukan kesenian tradisional Bali-pun banyak dipentaskan di Garuda Wisnu Kencana. Setiap harinya, dari jam 10.00 sampai jam 18.00 terdapat layanan untuk karikatur, tato temporer dan lukis kuku di Balairung Dewi Sri.

Berbagai jenis tarian Bali juga dipertontonkan setiap harinya dari jam 11.00 sampai jam 12.45 dan dilanjut pada jam 14.00-15.45. Pertunjukan berbagai tarian Bali ini dilakukan di Amphiteather.

Selain ada berbagai pertunjukan Tarian Tradisioinal dari Bali, untuk mengisi waktu ketika kelompok tarian bali rehat pada pukul 13.00-13.45 dan pada pukul 16.00-16.45, pihak pengelola GWK memberikan pertunjukan berapa Balinese Parade, berupa karnaval berbagai macam kesenian Bali di Street Theater dan Lotus Pond. Namun untuk karnaval ini hanya dilakukan jika cuaca mendukung. Jika mendung apalagi hujan, maka karnaval ditiadakan.

Sebagai pertunjukan pamungkas yang dihadirkan oleh pengelola GWK tentunya tarian Bali yang paling terkenal yaitu Tari Kecak. Setiap harinya dipentaskan Tari Kecak di Amphiteater pada pukul 18.00-18.45. Sebaiknya kalian datang agak awal agar mendapatkan tempat yang nyaman.

Tari kecak yang ditampilkanpun memiliki lakon atau cerita yang berbeda-beda tiap harinya. Kecak Ramayana ditampilkan pada hari Senin, Rabu dan Jumat, sedangkan untuk hari Selasa yang ditampilkan adalah kecak Hyang Lala Nusantara, Kamis menampilkan Kecak Kolaborasi Balian Batur, Sabtu Kecak Kolaborasi Joged dan untuk hari Minggu yang dimainkan adalah Kecak Hanoman Duta.

Yang menarik dari Tari Kecak yang dipentaskan di Garuda Wisnu Kencana, walaupun menggunakan irama musik sebagai penjaga tempo ketukan sebagian penarinya adalah penderita tuna rungu, jadi mereka mengandalkan aba-aba tangan dari pemandu untuk melakukan gerakan.

Setelah pementasan Tari Kecak selesai, digelar live music akustik pada pukul 19.00 sampai 21.00 di Djendela Bali.

Tiket Masuk Garuda Wisnu Kencana

Harga tiket masuk Garuda Wisnu Kencana adalah Rp 30.000 untuk anak-anak dan pelajar, sedangkan untuk dewasa harga tiket masuk GWK sebesar Rp 40.000. Untuk turis asing harga tiket masuknya Rp 80.000.

Alamat Garuda Wisnu Kencana

Untuk mencapai Garuda Wisnu Kencana bisa menggunakan kendaraan pribadi, dari airport langsung menuju Bypass Ngurah Rai ke arah selatan lalu mengambil jalan menuju Uluwatu. Kompleks Garuda Wisnu Kencana akan ditemui di sebelah kiri jalan.

Jl. Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan
Badung 80364 PO BOX 139 Nusa Dua
Bali, Indonesia
Telepon : 62(361) 703603

Pencarian Terkait: