Kawah Ijen

Eksotisme Kawah Ijen Gunung Ijen adalah salah satu gunung berapi aktif yang terletak di Jawa Timur. Pesona Gunung Ijen terletak pada puncaknya yang memiliki danau kawah. Danau Kawah Ijen merupakan danau kawah terbesar di dunia. Diperkirakan luas kawah Gunung Ijen sebesar 5.466 hektar dengan kedalaman danau hampir mencapai 200 meter.

Memiliki tingkat keasaman 0, air di Kawah Ijen dapat melarutkan baju, bahkan tubuh manusia jika dicelupkan ke dalam air di Kawah Ijen. Tingginya tingkat keasaman di Ijen tentu dihasilkan dari kandungan belerang yang terus dihasilkan oleh Gunung Ijen. Melimpahnya belerang di Ijen menjadikan belerang sebuah sumber daya alam yang sampai sekarang masih terus ditambang oleh penduduk sekitar. Keindahan Kawah Ijen tidak perlu diragukan lagi, airnya yang berwarna hijau toska berpadu dengan keindahan alam pegunungan memberikan eksotisme alam yang tidak ada duanya di tempat lain.

Blue Flame Kawah Ijen

blue flame kawah ijen
Selain sebagai mata pencaharian warga sekitar, ternyata belerang di Ijen mampu menimbulkan fenomena alam yang disebut blue flame. Ketika dibakar, belerang akan menimbulkan cahaya api biru yang sangat menakjubkan. Tak heran banyak wisatawan asing rela jauh-jauh ke Kawah Ijen untuk menyaksikan “si biru”. Untuk menyaksikan blue flame, kalian harus datang malam hari. Memang agak berat mendaki di keadaan gelap, namun rasa lelah dan perjuangan bakal terbayar ketika bisa mengabadikan nyala api biru tersebut di memori kalian. Oiya, bonus tambahannya kalian bisa menuggu hingga pagi untuk menyaksikan cantiknya panorama matahari terbit di Kawah Ijen.

Transportasi Menuju Kawah Ijen

Transportasi Truk Kawah Ijen
Kawasan wisata Kawah Ijen sebenarnya termasuk cagar alam yang dikelola oleh PHPA (Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam) di bawah Departemen Perhutanan. Untuk mencapai Ijen bisa melalui dua cara, yaitu melalui Bondowoso dan Banyuwangi. Jika kalian merupakan pendaki yang sudah biasa mendaki, mungkin menikmati pemandangan Ijen lebih lama menjadi lebih asik bagi kalian. Untuk itu lebih baik kalian melewati jalur Bondowoso. Namun, untuk kalian yang tidak biasa mendaki gunung, lebih baik lewat Banyuwangi dengan pintu masuk melalui Pos Patulding. Dari Pos Patulding kawah Ijen sudah bisa dicapai dengan berjalan kaki sejauh 3 kilometer.

Untuk mencapai Kawah Ijen dari Banyuwangi, yang harus kalian lakukan adalah mencari kendaraan umum menuju Kecamatan Licin. Perjalanan sejauh 15 kilometer ini dikenai biaya Rp 10.000 menggunakan angkutan desa. Sesampainya di Kecamatan Licin, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan Jeep karena medannya yang cukup berat. Alternatif lain dengan menumpang truk yang sedang kosong muatannya menuju Ijen, truk ini yang nantinya akan kembali ke kota membawa belerang yang sudah ditambang oleh penduduk sekitar. Dari Licin menuju pos Patulding, jarak tempuh sekitar 18 kilometer. Dengan menumpang truk, kalian akan dikenai biaya Rp 5.000.

Penginapan di Kawah Ijen

Di pos Patulding juga terdapat penginapan milik Departemen Perhutanan dengan harga kamar Rp 100.000/malam, atau bisa juga menyewa vila berisi 3 kamar dengan harga Rp 500.000/malam. Penginapan perlu disewa jika kalian ingin melakukan trekking di pagi hari karena memang Ijen menjadi lebih indah untuk dikunjungi ketika pagi hari. Dari pos Palding pengunjung harus membayar retribusi masuk Ijen sebesar Rp 2.000/orang untuk wisatawan lokal dan Rp 15.000 untuk wisatawan asing. Untuk mengunjungi Kawah Ijen, sebaiknya dilakukan di musim kemarau karena di musim hujan, jalur trekking menjadi sangat licin.

Tips Mendaki Kawah Ijen

mendaki kawah ijen
Demi kenyamanan dan keamanan kalian selama mendaki atau menikmati api biru di Kawah Ijen, sebaiknya kalian membekali diri kalian dengan beberapa hal esensial berikut ini:

  • Sepatu yang layak, sebaiknya sepatu pendakian atau minimal sepatu lari
  • Jaket yang tebal untuk melawan hawa dingin Ijen
  • Headlamp atau lampu senter
  • Masker untuk melindungi dari gas yang ditimbulkan oleh belerang yang terbakar

Peta & Lokasi Kawah Ijen

Pencarian Terkait: