Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Kompas

Tips Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Kompas Walaupun kemajuan teknologi pada jaman sekarang sudah memungkinkan untuk ditanamnya kompas dan GPS di smartphone berharga murah, namun tidak menutup kemungkinan bagi kalian para backpacker yang senang berpergian ke tampat-tempat ekstrim untuk membutuhkan alat-alat tradisional dalam mencari petunjuk arah.

Dalam berpetualang, mengetahui arah angin menjadi sangat penting sebelum menentukan kemana langkah kaki akan berjalan. Jika kalian para traveler ada di suatu keadaan dimana kalian harus tahu arah tapi kalian tidak memiliki kompas, apa yang akan kalian lakukan? Ternyata ada beberapa cara untuk mengetahui arah mata angin tanpa menggunakan kompas, berikut tipsnya:

  1. Melihat Bayangan
    Jika kalian masih berada di waktu siang hari, yang paling memungkinakan adalah dengan melihat bayangan. Pada pagi hari matahari masih berada di timur sehingga bayangan benda pasti berada di sebelah barat benda, begitupun sebaliknya pada sore hari. Selain itu kalian harus mengingat bulan kalender juga, pada bulan November sampai Februari, matahari berada di sebelah selatan khatulistiwa sehingga bayangan yang dihasilkan cenderung condong sedikit ke utara, begitupun sebaliknya pada bulan April sampai bulan September.
  2. Melihat Masjid
    Kalau kalian sedang berlibur ke destinasi dengan mayoritas penduduknya memeluk agama Islam, lihatlah masjidnya karena arah kiblat pasti ke barat, dari situ kita bisa tahu arah mata angin.
  3. Melihat Pemakaman Muslim dan Kristen
    Hampir seluruh kuburan Muslim dan Kristen di Jawa pasti memiliki arah yang sama. Posisi nisan atau kepala pasti berada di utara.
  4. Perhatikan Pepohonan
    Jika kalian tersesat di malam hari, salah satu caranya adalah dengan mengamati pohon. Coba raba batang pohon-pohon besar. Pada pohon besar biasanya sisi yang tidak ditumbuhi lumut adalah sisi yang tidak terkena matahari yaitu sisi utara-selatan. Selain itu juga matahari belum lama terbenam, biasanya sisi barat pohon masih terasa hangat.
  5. Mengamati Rasi Bintang
    Kita tentu pernah mendengar cerita bahwa nelayan tradisional bisa menemukan arah jalan pulang dengan melihat langit. Tidak perlu takjub dengan nelayan itu karena pasti nelayan itu tidak menghapalkan seluruh susunan rasi bintang, kita bisa mengetahui arah angin hanya dengan mencari satu susunan bintang saja.
    Coba kalian amati langit malam sebelah selatan, di sana ada 4 bintang yang cukup terang dan menyusun bentuk seperti salib. Hapalkan susunan bintang itu! Jika suatu saat kalian tersesat di malam hari, kalian cukup mencari 4 bintang yang dikenal dengan sebutan bintang salib selatan.

Itulah beberapa tips dari RanselWisata, semoga suatu saat akan bermanfaat dalam petualangan kalian. Cheers!

Pencarian Terkait: