Tips Menghadapi Pembatalan Penerbangan

Tips Menghadapi Pembatalan Penerbangan Tidak bisa dipungkiri, dunia penerbangan di Indonesia memang masih jauh dari sempurna. Keterlambatan penerbangan masih sering terjadi, terutama oleh maskapai kelas ekonomi. Beribu alasan mereka gunakan sebagai kambing hitam atas keteledoran mereka tersebut yang tentunya sangat merugikan konsumen.

Selain keterlambatan, masih ada juga kasus pesawat tidak jadi berangkat karena alasan operasional. Dan ternyata pembatalan pemberangkatan ini diperbolehkan oleh pemerintah yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 77 Tahun 2011. Pembatalan penerbangan oleh maskapai ini dapat dibenarkan asal sebelumnya pihak maskapai memberikan informasi kepada calon penumpang melalui telepon/sms dan memberikan opsi untuk refund atau ganti jadwal.

Nah, bagaimana siasaatnya jika suatu saat kalian menjadi korban pembatalan penerbangan sebuah maskapai penerbangan? Pastinya kalian akan dirugikan dari segi biaya dan waktu dong. Untuk itu, yuk menjadi customer yang cerdas menyikapi masalah ini.

Yang pertama harus kalian lakukan adalah menanyakan kejelasan alasan pembatalan penerbangan, misalkan karena operasional tanyakan karena detail alasannya apa?

Pembatalan penerbangan yang diizinkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 77 Tahun 2011 adalah pembatalan penerbangan dengan alasan:

  1. Bandara baik keberangkatan maupun tujuan tidak memungkinkan dilakukan operasional
  2. Cuaca lingkungan menuju bendara tujuan terganggu
  3. Adanya antrian pesawat yang berlebih untuk take off, landing, atau alokasi waktu keberangkatan di airport
  4. Adanya keterlambatan dalam pengisian bahan bakar pesawat

Setelah kalian tahu alasan pembatalan penerbangan kalian apa, kalian cek apakah alasannya adalah salah satu dari alasan diatas, jika tidak kalian bisa melakukan protes.

Karena beberapa waktu lalu rekan kami mendapati kejadian seperti ini dan ketika ditanyakan lebih lanjut alasan operasional apa yang membuat penerbangan dibatalkan ternyata jawabannya karena pesawat harus melakukan maintenance. Dan itu bukan merupakan alasan yang diijinkan oleh peraturan menteri perhubungan di atas.

Jika kalian ingin melakukan komplain, telepon maskapai yang bersangkutan, setelah itu minta disambungkan dengan pimpinan yang berwenang disitu, karena percuma saja kalau kalian hanya berbicara dengan staff karena mereka hanya menyampaikan informasi dan tidak bisa membuat kebijakan.

Setelah berhasil terhubung dengan pimpinannya, jelaskan permasalahan dan sebutkan saja bahwa kalian tidak bisa menerima alasan pembatalan karena dalam peraturan menteri perhubungan alasan itu tidak termasuk yang diijinkan.

Beberapa waktu yang lalu rekan kami yang terkena pembatalan kebetulan menggunakan rute yang cukup jarang penerbangan karena dari maskapai itu saja hanya ada 1 flight per hari. Jadi untuk diganti jadwalpun harus mundur 1 hari atau maju 1 hari, cukup merepotkan. Akhirnya setelah melakukan komplain, rekan kami tersebut ditawari solusi untuk dipindahkan ke maskapai lain dan seluruh biaya ditanggung oleh maskapai sebelumnya yang membatalkan penerbangan.

Sekian tips dari RanselWisata, semoga bermanfaat.

Pencarian Terkait: